3 Langkah sebelum Memulai Usaha

sebelum-memulai-usahaIngin menjadi seorang pengusaha seperti Victor Glovan Raihan (pengusaha teh kempot dan bakso mercon), Elang Gumilang (pengusaha properti), atau Hamzah Izzulhaq (pengusaha di bidang bimbel), mengapa tidak? Tidak hanya bisa membantu orang di sekitar dengan mempekerjakan mereka di usaha yang dijalani, tetapi juga menjadi pengusaha dapat memungkinkan diri mendapatkan penghasilan yang tiada batas. Artinya, kalau punya perencanaan keuangan yang baik, segala keinginan Anda bisa terpenuhi dari keuntungan yang didapat. Sebelum memulai usaha, ada 3 langkah yang harus Anda lakukan di antaranya:

Tentukan ide usaha

Untuk pertama kalinya, Anda harus menentukan ide usaha yang bakal dijalankan. Ide usaha bisa dilihat dari beberapa sudut pandang, di antaranya:

  • Hobi. Apa hobi Anda? Traveling? Anda bisa membuka usaha souvenir dari berbagai daerah bahkan negara. Sepak bola? Anda bisa menjajakan jersey original, bola, atau distributor tiket pertandingan. Melakoni hobi tentu akan sangat menyenangkan & tidak membosankan, bukan? Apalagi jika pada gilirannya bakal mendapatkan keuntungan dari menjalankan hobi tersebut.
  • Peluang. Coba cek peluang usaha yang menjanjikan? Memilih usaha berdasarkan peluang memungkinkan usaha bakal sukses karena memang dicari atau dibutuhkan. Peluang ini bisa didapatkan dari mana saja, lingkungan sekitar, media elektronik, atau internet. Sebagai contoh, saat ini masyarakat sudah melek fashion. Atas kondisi ini, Anda bisa menjual tas, sepatu, dan baju yang modis untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan fashion.

Lakukan perencanaan

Setelah menemukan ide usaha, langkah selanjutnya adalah melakukan perencanaan. Aspek dalam perencanaan ini sebagai berikut:

  • Modal. Modal yang bakal Anda gunakan apakah pinjaman atau kerjasama dengan orang terdekat? Kalau dari pinjaman, berarti Anda harus menyiapkan jaminan. Pastikan untuk membayar cicilannya tepat waktu untuk menghindari bunga yang tinggi. Kalau dari hasil kerjasama sebaiknya tentukan dan didiskusikan, bagaimana dana akan dikembalian atau berapa masing-masing pembagiannya. Bila perlu lakukan perjanjian hitam di atas putih agar tidak timbul konflik di kemudian hari.
  • Lokasi. Di mana Anda bakal membuka usaha? Pastikan lokasinya mudah dijangkau dan dekat dengan pangsa pasar. Meski Anda memilih usaha offline atau memanfaatkan gedung untuk menjual barang atau jasa, Anda harus tetap memiliki sebuah website guna membangun image usaha dan memperluas jangkauan. Gunakan jasa digital agency jika Anda tidak punya keterampilan membangun website yang SEO Friendly.
  • Target market. Untuk siapa barang atau jasa yang Anda tawarkan? Kalangan menengah ke atas atau bawah? Usia remaja atau dewasa? Tujuannya untuk memudahkan Anda dalam menentukan media promosi sekaligus menjadi salah satu pertimbangan dalam penentuan harga.

Dapatkan izin terkait

Pastikan usaha Anda mendapatkan izin yang legal. Perizinan usaha yang legal bukan hanya menjadi salah satu modal untuk mendapatkan kepercayaan calon konsumen melainkan juga untuk menghindari usaha ditutup atau terlibat masalah hukum di kemudian hari. Berikut ini izin terkait usaha yang baru dimulai.

  • IMB. IMB atau Izin Mendirikan Bangunan dapat diajukan dengan mengajukan dokumen-dokumen berikut: fotokopi KTP, NPWP, surat bukti kepemilikan tanah, surat pernyataan bermaterai bahwa tanah tidak dalam kondisi sengketa, perencanaan struktur bangunan, dll.
  • SIUP. Surat Izin Usaha Perdagangan bisa diajukan di kantor Dinas Perdagangan dan Perindustrian setempat. Langkah-langkahnya: isi formulir pendaftaran, lengkapi dokumen (fotokopi akte badan hukum pendiri usaha, NPWP, izin HO atau gangguan, bukti kepemilikan tanah, surat izin tetangga, dsb), dan membayar biaya administrasi.

Tidak Hanya Uang, Berwirausaha Juga Butuh Modal Ini

berwirausaha

Banyak orang beranggapan bahwa untuk memulai sebuah usaha harus dengan modal yang cukup terutama uang. Hal ini dikarenakan uang merupakan suatu kebutuhan utama yang digunakan untuk memenuhi sarana memulai bisnis. Misalnya untuk usaha toko bunga, modal harus mencukupi untuk membeli bunga dari berbagai jenis, sampai pada peralatan yang harus dipersiapkan, gaji karyawan, dan juga strategi promosi yang harus hrus dilakukan secara maksimal supaya dapat menarik konsumen dengan jumlah banyak. Mungkinkah Anda juga berpandangan demikian? Jika iya, ketahuilah bahwa modal untuk memulai bisnis supaya sukses dan berkembang seperti yang diharapkan bukan hanya terletak dari materi semata, melainkan ada banyak seperti yang terdapat pada uraian berikut:

Keahlian

Punya modal uang tapi tidak ada keahlian dianggap percuma. Setiap usaha yang diterjuni harus berlandaskan keahlian atau keterampilan yang mumpuni supaya bisa bertahan dalam jangka panjang. Selain pada keterampilan, keahlian juga mencakup pengetahuan yang mendukung supaya bisa memulai bisnis dengan langkah yang tepat, salah satunya melakukan riset. Jadi, sebuah usaha yang akan dibangun bila tanpa keahlian tentu akan sulit. Itulah sebabnya mengapa keahlian termasuk dalam salah satu sumber modal yang harus dimiliki oleh seorang pengusaha pemula untuk memulai sebuah bisnis agar usaha yang dilakoni berjalan sesuai harapan.

Percaya diri

Ketika modal sudah ditangan dan produk juga sudah siap untuk diperdagangkan, maka untuk menjalankannya juga membutuhkan tekad dan kemauan yang kuat, dalam arti tidak boleh gengsi. Kondisi ini sangat memerlukan kepercayaan diri yang tinggi untuk menghadapi rasa malu yang menggebu-gebu. Banyak orang berhenti berbisnis karena tidak punya percaya diri, merasa malu harus menawarkan produk yang dijual ke calon konsumen. Sekalipun hanya teman, terkadang rasa percaya diri menjadi menciut hingga akhirnya bisnis sulit berjalan. Untuk itu, dalam memulai suatu usaha sangat diperlukan modal percaya diri yang kuat agat bisnis bisa berkembang.

Berani

Setiap bisnis pasti punya resiko, entah itu pesaing yang ketat, ditolak oleh konsumen, bahkan mengalami kebangkrutan. Untuk itulah pebisnis juga harus punya modal keberanian jika ingin terjun di dunia usaha. Tidak sedikit pebisnis yang stres ketika usaha yang dijalankannya mengalami gulung tikar. Nah, jika Anda benar-benar ingin memulai suatu bisnis, modal keberanian juga harus dimiliki agar dapat menyikapi kelangsungan bisnis ke depannya dengan baik dan bijak.

Optimis

Penting untuk diketahui bahwa setiap bisnis tidak pernah selalu meroket, ada kalanya mengalami kemerosotan atau pasang surut. Hal ini sangat mungkin dialami pasca ekonomi masyarakat sedang buruk atau juga meningkatnya pesaing bisnis. Meski usaha sedang berada di ujung tanduk, sikap optimis tetap harus digenggam. Tidak heran jika seorang pebisnis yang sukses mengatakan bahwa menjadi pengusaha wajib mempunyai mental baja untuk menghadapi segala sesuatu yang terjadi dalam perjalanan bisnis.

Inovatif dan kreatif

Tahukah Anda bahwa seorang pengusaha dituntut untuk selalu berinovasi agar bisa menciptakan sesuatu hal baru dalam bisnisnya guna menarik minat calon konsumen. Contohnya pabrik kendaraan yang setiap tahun hampir dua kali berinovasi supaya penjualan terus meroket dan barang yang dijual tidak ketinggalan zaman. Modal ini sangat penting untuk dimiliki oleh seorang pebisnis sebagai strategi dalam bersaing. So, pastikan Anda sanggup untuk berinovasi dan berkreativitas tinggi untuk mempertahankan usaha yang ditekuni.

Itulah modal yang harus dimiliki jika ingin sukses dalam berwirausaha. Meski modal uang bisa digunakan untuk memulai bisnis, tapi tidak dalam mempertahankan dan mengembangkannya. Dengan kata lain, bisnis hanya dengan uang tidaklah cukup karena membutuhkan keahlian, sikap percaya diri, berani, optimis, dan mampu berinovasi serta berkreasi supaya tetap bertahan dalam jangka panjang dan sukses.