Belajar Strategi Long Term Trading Forex

belajar-strategi-long-term-trading-forexMempertahankan kesuksesan terkadang lebih sulit daripada meraihnya. Kesuksesan yang sudah di tangan acap kali membuat seseorang terlena, berleha-leha, hingga akhirnya kehilangan semuanya. Begitu pula dalam trading forex, seorang trader kemungkinan tidak sulit meraih profit tapi tidak untuk long term trading. Padahal, long term trading berarti membuat perputaran uang menjadi semakin lama sehingga berpotensi menawarkan profit yang konsisten bahkan optimal. Mulai sekarang, jangan hanya fokus bahkan ingin sesegera mungkin memperoleh profit tinggi tapi belajar strategi long term trading sebagai berikut:

Kalahkan rasa takut & sifat serakah

Rasa takut yang berlebihan akan menghalangi Anda menggapai kesuksesan. Rasa takut yang menghantui akan memunculkan keraguan dalam mengambil tindakan. Ujung-ujungnya, tindakan yang dipilih salah. Oleh sebab itu, Anda harus bisa mengalahkan rasa takut ketika menginginkan trading forex dalam jangka panjang. Rasa takut bisa muncul karena kurangnya pemahaman akan trading forex. Untuk itu, ikuti tutorial forex guna memperdalam lagi pengetahuan tentang trading forex guna mengalahkan rasa takut. Ketakutan juga dilatar belakangi oleh cara pandang yang salah. Untuk mengatasi hal ini, Anda harus berkonsultasi dengan mentor atau perbanyak mengikuti seminar.

Keserakahan jadi sifat yang harus disingkirkan jauh-jauh. Pasalnya, keserakahan justru akan menjerumuskan Anda dalam jurang kehancuran. Sebagai contoh, Anda ingin meraih profit yang setinggi-tingginya dalam waktu singkat dengan menggunakan leverage tinggi, membuka banyak posisi, sampai dengan membiarkan posisi selama trend belum mencapai garis resistance. Ingat, trend forex bergerak sangat fluktuatif. Artinya, trend bisa bergerak balik arah dari harapan. Alhasil, kerugian pun tidak bisa dielakkan.

Tetapkan manajemen resiko

Menetapkan manajemen resiko penting dilakukan untuk mengendalikan resiko yang berpotensi besar dialami ketika trading forex. Berikut manajemen resiko agar bisa long term trading:

  • Membuat batasan kerugian per trade & maksimum. Anda menetapkan batasan kerugian per trade sebesar $350, berarti harus menutup posisi ketika kerugian mendekati angka tersebut. Batasan kerugian maksimum juga penting dilakukan agar kerugian tidak membuat modal hilang total. Batasan kerugian maksimum biasanya 50% dari modal.
  • Memasang stop loss. Stop loss bisa berperan sebagai pelindung keuntungan selain penghambat kerugian yang lebih besar. Makanya, pasang stop loss sebelum mulai trading. Syaratnya, Anda harus menghapus stop loss pertama ketika telah memasang stop loss

Kuasai cara menganalisa

Menerka-nerka pergerakan trend forex bukan tindakan yang tepat untuk meraih sukses dalam trading. Sesekali mungkin bisa karena keberuntungan sedang memihak, tapi ada kemungkinan tidak dilain waktu. Tindakan yang dengan benar adalah menganalisa tepatnya mengamati, menyimpulkan, baru kemudian mengambil langkah. Apa yang harus dianalisa? Teknik analisa Forex: analisa fundamental vs. teknikal. Analisa fundamental adalah menganalisa faktor-faktor yang mempengaruhi kondisi ekonomi sekaligus nilai pasangan mata uang seperti halnya suku bunga, tingkat pengangguran, neraca perdagangan, kondisi politik, bencana alam atau lainnya.

Sedangkan analisa teknikal adalah analisa dengan menggunakan grafik. Dalam melakukan analisa ini, Anda dituntut lebih teliti & memahami aturan main dari masing-masing indikator yang digunakan seperti Moving Average (MA), Candlestick, Oscilator, dsb. Semakin mendekati akurat hasil analisa yang Anda lakukan, tindakan yang diambil semakin tepat & tujuan bisa trading jangka panjang bisa diraih.

Seorang trader yang profesional tidak hanya akan memikirkan profit tinggi dalam setiap tradingnya, tetapi juga selalu berupaya agar tradingnya bisa terus bertahan sehingga mampu menjanjikan profit yang continue.